Followers

Friday, February 24, 2012

indah hidup bersama Al quran

Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta'ala :

Saya berangkat menunaikan Haji ke Baitullah Al-Haram, lalu berziarah ke makam Rasulullah sallAllahu 'alayhi wasallam. Ketika saya berada disuatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat sesosok tubuh berpakaian hitam yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya beberapa minit.

Dalam dialog tersebut wanita tua itu , setiap kali menjawab pertanyaan Abdulah bin Mubarak, dijawab dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an. Walaupun jawapannya tidak tepat sekali, akan tetapi cukup memuaskan, kerana tidak terlepas dari konteks pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Abdullah : "Assalamu'alaikum warahmatu Allahiwabarakaatuh"

Wanita tua : سَلَـٰمٌ۬ قَوۡلاً۬ مِّن رَّبٍّ۬ رَّحِيمٍ۬

Maksudnya : Ucapan salam sejahtera dari Tuhan Yang Maha Mengasihani (Yasin : 58)

Abdullah : Semoga Allah merahmati anda, mengapa anda berada di tempat ini?

Wanita tua : مَن يُضۡلِلِ ٱللَّهُ فَلَا هَادِىَ لَهُ ۥ‌ۚ

Maksudnya : Barang siapa disesatkan Allah, maka tiada petunjuk baginya.... (Al A'raf : 186)

Dengan jawaban ini, maka tahulah saya, bahwa dia tersesat jalan.

Abdullah : "Kemana anda hendak pergi?"

Wanita tua : سُبۡحَـٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسۡرَىٰ بِعَبۡدِهِۦ لَيۡلاً۬ مِّنَ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ إِلَى ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡأَقۡصَا

Maksudnya : Maha suci Allah yang telah menjalankan hambanya di waktu malam dari masjid haram ke masjid aqsa (Al Isra' : 1)

Dengan jawaban ini saya jadi mengerti bahwa dia sedang mengerjakan haji dan hendak menuju ke masjidil Aqsa.

Abdullah : "Sudah berapa lama anda berada di sini?"

Wanita tua : ثَلَـٰثَ لَيَالٍ۬ سَوِيًّ۬ا

Maksdunya : Selama tiga malam dalam keadaan sihat (Maryam :10)

Abdullah : "Apa yang anda makan selama dalam perjalanan?"

Wanita tua : وَٱلَّذِى هُوَ يُطۡعِمُنِى وَيَسۡقِينِ

Maksudnya : Dialah Allah pemberi aku makan dan minum

Abdullah : "Dengan apa anda melakukan wudhu?"

Wanita tua : فَلَمۡ تَجِدُواْ مَآءً۬ فَتَيَمَّمُواْ صَعِيدً۬ا طَيِّبً۬ا فَٱمۡسَحُواْ بِوُجُوهِڪُمۡ وَأَيۡدِيكُم مِّنۡهُ‌ۚ

Maksudnya : Bila tiada air maka hendaklah kamu bertayamum dengan tanah - debu yang bersih (Al Maidah : 6)

Abdulah : "Saya mempunyai sedikit makanan, apakah anda ingin menikmatinya?"

Wanita tua : ثُمَّ أَتِمُّواْ ٱلصِّيَامَ إِلَى ٱلَّيۡلِ‌ۚ

Maksudnya : Kemudian sempurnakanlah puasamu sampai malam (maghrib) (Al Baqarah : 187)

Abdullah : "Bukankah diperbolehkan berbuka ketika musafir?"

Wanita tua : وَأَن تَصُومُواْ خَيۡرٌ۬ لَّڪُمۡ‌ۖ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ

Maksudnya : Dan berpuasa itu lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui (Al Baqarah :184)

Abdullah : "Mengapa anda tidak menjawab sesuai dengan pertanyaan saya?"

Wanita tua : مَّا يَلۡفِظُ مِن قَوۡلٍ إِلَّا لَدَيۡهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ۬

Maksudnya : Tiada satu ucapan yang diucapkan, kecuali padanya ada Raqib Atid (Qaf : 18)

Abdullah : "Anda termasuk jenis manusia yang manakah, hingga bersikap seperti ini?"

Wanita tua : وَلَا تَقۡفُ مَا لَيۡسَ لَكَ بِهِۦ عِلۡمٌ‌ۚ إِنَّ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡبَصَرَ وَٱلۡفُؤَادَ كُلُّ أُوْلَـٰٓٮِٕكَ كَانَ عَنۡهُ مَسۡـُٔولاً۬

Maksudnya : Jangan kamu ikuti apa yang tidak kamu ketahui, karena pendengaran, penglihatan dan hati, semua akan dipertanggung jawabkan (Al Isra' : 36)

Abdullah : "Saya telah berbuat salah, maafkan saya."

Wanita tua : قَالَ لَا تَثۡرِيبَ عَلَيۡكُمُ ٱلۡيَوۡمَ‌ۖ يَغۡفِرُ ٱللَّهُ لَكُمۡ‌ۖ وَهُوَ أَرۡحَمُ ٱلرَّٲحِمِينَ

Maksudnya : Pada hari ini tidak ada cercaan untuk kamu, Allah telah mengampuni kamu dan Dia lah jua Yang Maha Mengasihani daripada segala yang lain yang mengasihani (Yusuf : 92)

Abdullah : "Bolehkah saya mengangkatmu untuk naik ke atas untaku ini untuk melanjutkan perjalanan, kerana anda akan menjumpai kafilah yang di depan."

Wanita tua : وَمَا تَفۡعَلُواْ مِنۡ خَيۡرٍ۬ يَعۡلَمۡهُ ٱللَّهُ‌ۗ

Maksudnya : Dan apa jua kebaikan yang kamu kerjakan adalah diketahui oleh Allah (Al Baqarah : 197)

Lalu wanita tua ini berpaling dari untaku, sambil berkata :

Wanita tua : قُل لِّلۡمُؤۡمِنِينَ يَغُضُّواْ مِنۡ أَبۡصَـٰرِهِمۡ

Maksdunya : Katakanlah pada orang-orang mukminin tundukkan pandangan mereka (An Nur : 30)

Maka saya pun memejamkan pandangan saya, sambil mempersilakan ia mengendarai untaku. Tetapi tiba-tiba terdengar sobekan pakaiannya, karena unta itu terlalu tinggi baginya. Wanita itu berucap lagi.

Wanita tua : وَمَآ أَصَـٰبَڪُم مِّن مُّصِيبَةٍ۬ فَبِمَا كَسَبَتۡ أَيۡدِيكُمۡ

Maksudnya : Apa saja yang menimpa kamu disebabkan perbuatanmu sendiri (As Syura : 30)

Selesai mengikat unta itu saya pun mempersilahkan wanita tua itu naik.

Wanita tua : سُبۡحَـٰنَ ٱلَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَـٰذَا وَمَا ڪُنَّا لَهُ ۥ مُقۡرِنِينَ وَإِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ 

Maksudnya : Maha Suci Tuhan yang telah memudahkan kenderaan ini untuk kami, sedang kami sebelum itu tidak terdaya menguasainya , Dan sesungguhnya kepada Tuhan kamilah, kami akan kembali (Az zukhruf : 13-14)

Saya pun segera memegang tali unta itu dan melarikannya dengan sangat kencang. Wanita tua itu berkata lagi.

Wanita tua : وَٱقۡصِدۡ فِى مَشۡيِكَ وَٱغۡضُضۡ مِن صَوۡتِكَ‌ۚ

Maksudnya : Sederhanakan jalanmu dan lunakkanlah suaramu (Luqman : 19)

Lalu aku jadikan unta itu jalan dengan perlahan, sambil mendendangkan beberapa syair

Wanita tua : فَٱقۡرَءُواْ مَا تَيَسَّرَ مِنَ ٱلۡقُرۡءَانِ‌ۚ

Maksudnya : Bacalah apa-apa yang mudah dari Al-Qur'an (Al Muzammil : 20)

Abdullah : "Sungguh anda telah diberi kebaikan yang banyak."

Wanita tua : وَمَا يَذَّڪَّرُ إِلَّآ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَـٰبِ

Maksudnya : Dan tidaklah mengingat Allah itu kecuali orang yang berilmu (Al Baqarah : 269)

Dalam perjalanan itu saya bertanya kepadanya.

Abdullah : "Apakah anda mempunyai suami?"

Wanita tua : يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَسۡـَٔلُواْ عَنۡ أَشۡيَآءَ إِن تُبۡدَ لَكُمۡ تَسُؤۡكُمۡ

Maksudnya : Jangan kamu menanyakan sesuatu, jika itu akan menyusahkanmu (Al Maidah : 101)

Maka aku senyap seketika sehingga berjumpa dengan kafilah di depan kami

Abdullah : "Adakah orang anda berada dalam kafilah itu?"

Wanita tua : ٱلۡمَالُ وَٱلۡبَنُونَ زِينَةُ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا‌ۖ

Maksudnya : Adapun harta dan anak-anak adalah perhiasan hidup di dunia (Al Kahf : 46)

Baru saya mengerti bahawa dia juga mempunyai anak.

Abdullah : "Bagaimana keadaan mereka dalam perjalanan ini?"

Wanita tua : وَعَلَـٰمَـٰتٍ۬‌ۚ وَبِٱلنَّجۡمِ هُمۡ يَہۡتَدُونَ

Dengan tanda bintang-bintang mereka mengetahui petunjuk (An Nahl : 16)

Dari jawaban ini dapat saya fahami bahwa mereka datang mengerjakan ibadah haji mengikuti beberapa petunjuk. Kemudian bersama wanita tua ini saya menuju perkhemahan.

Abdullah : "Adakah kamu kenal orang yang berada dalam kemah ini?"

Wanita tua : وَٱتَّخَذَ ٱللَّهُ إِبۡرَٲهِيمَ خَلِيلاً۬

Maksudnya : Kami jadikan ibrahim itu sebagai yang nabi yang dikasihi (An Nisa' : 125)

وَكَلَّمَ ٱللَّهُ مُوسَىٰ تَڪۡلِيمً۬ا

Maksudnya : Dan Allah berkata-kata kepada Musa (An Nisa' : 164)

يَـٰيَحۡيَىٰ خُذِ ٱلۡڪِتَـٰبَ بِقُوَّةٍ۬‌ۖ

Maksudnya : Wahai Yahya pelajarilah kitab itu bersungguh-sungguh (Maryam : 12)

Lalu saya memanggil nama-nama, ya Ibrahim, ya Musa, ya Yahya, maka keluarlah anak-anak muda yang bernama tersebut. Wajah mereka tampan dan ceria, seperti bulan yang baru muncul. Setelah tiga anak ini datang dan duduk dengan tenang maka berkatalah wanita itu.

Wanita tua :فَٱبۡعَثُوٓاْ أَحَدَڪُم بِوَرِقِكُمۡ هَـٰذِهِۦۤ إِلَى ٱلۡمَدِينَةِ فَلۡيَنظُرۡ أَيُّہَآ أَزۡكَىٰ طَعَامً۬ا فَلۡيَأۡتِڪُم بِرِزۡقٍ۬ مِّنۡهُ

Maksudnya : Maka suruhlah salah seorang dari kamu pergi ke kota dengan membawa wang perak ini, dan carilah makanan yang lebih baik agar dia membawa makanan itu untukmu (Al Kahfi : 19)

Maka salah seorang dari tiga anak ini pergi untuk membeli makanan, lalu menghidangkan di hadapanku, lalu perempuan tua itu berkata :

Wanita tua : كُلُواْ وَٱشۡرَبُواْ هَنِيٓـَٔۢا بِمَآ أَسۡلَفۡتُمۡ فِى ٱلۡأَيَّامِ ٱلۡخَالِيَةِ

Maksdunya : Makan dan minumlah kamu dengan sedap, sebab amal-amal yang telah kamu kerjakan di hari-hari yang telah lalu (Al Haaqqah ; 24)

Abdullah : "Makanlah kalian semuanya makanan ini. Aku tidak akan memakannya sebelum kalian mengatakan padaku siapakah perempuan ini sebenarnya."

Ketiga anak muda ini secara serempak berkata :

"Beliau adalah orang tua kami. Selama empat puluh tahun beliau hanya berbicara menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an, hanya kerana bimbang tersalah bicara."

Lalu Abdullah bin Mubarak berkata, Maha suci zat yang maha kuasa terhadap sesuatu yang dikehendakiNya dan berkata: ذَٲلِكَ فَضۡلُ ٱللَّهِ يُؤۡتِيهِ مَن يَشَآءُ‌ۚ وَٱللَّهُ ذُو ٱلۡفَضۡلِ ٱلۡعَظِيمِ

Yang demikian ialah limpah kurnia Allah, diberikanNya kepada sesiapa yang dikehendakiNya; dan Allah sememangnya mempunyai limpah kurnia yang besar (Al Hadid : 21)

Dipetik dari kitab : KaifaTahfazul Quran ( DR Mustafa Murad )

Wednesday, February 15, 2012

kidal @ left-handed..

assalamualaikum pembuka bicara...

siapa yang rasa dia kidal, senyum.... (^_^)

teringin sangat nak tahu personaliti orang kidal, ataupun orang yang lebih cenderung untuk menggunakan tangan kiri terutamanya semasa menulis berbanding tangan kanan...

kenapa ye boleh ada manusia kidal??? padahal ini bukan genetik...

dan, kalau perasan...selalunya dalam setiap keluarga, mesti akan ada seorang yang kidal...(and i'm the chosen one)...

itulah kuasa Allah...
firman Allah:
".....waLlahu ya'lamu wa antum la ta'lamun"...(Maha Hebatnya Allah..SubhanaLlah!!!)

di sini, nak berkongsi sikit dengan pembaca-pembaca semua...(selamat membaca)

Secara amnya manusia kidal lebih menguasai otak di sebelah kanan. Ini adalah kerana otak kita berfungsi secara menyongsang iaitu otak sebelah kiri menguasai bahagian tubuh badan yang di sebelah kanan dan otak sebelah kanan pula menguasai bahagian tubuh badan yang di sebelah kiri.


Otak kanan berfungsi dalam hal persamaan, khayalan, kreativiti, bentuk atau ruang, emosi, muzik dan warna. Daya ingatan otak kanan bersifat panjang (long term memory). Bila terjadi kerosakan otak kanan misalnya pada penyakit stroke atau tumor otak, maka fungsi otak yang terganggu adalah kemampuan visual dan emosi misalnya.

Dengan itu, individu kidal lebih kreatif dan bersifat seni berbanding individu tangan kanan.

Boleh dikatakan, orang kidal minat sangat dengan seni, sama ada muzik, lukisan atau penulisan.

Bukan mudah untuk menjadi orang kidal sebenarnya. Banyak juga ujian dan dugaan yang mesti ditempuh. Kebanyakan individu kidal mudah berasa cemas dan malu apabila melakukan kesilapan. Kaitannya dengan otak kanan manusia yang mengawal emosi.

Firstly, time makan guna sudu. Ada antara individu kidal yang terpaksa menggunakan tangan kiri, tapi ada juga ynag tetap menggunakan tangan kanan, tapi dalam keadaan yang kurang proper, seolah-olah macam 'budak kecil baru belajar makan'... Adakalanya, makan guna tangan pun, kekok juga... Dan susah sikit kalau nak suap orang lain.. =(

Then, time menulis kat kelas. kebanyakan meja disediakan untuk individu tangan kanan. adakalanya, terpaksa memusingkan badan untuk mencari posture @ kedudukan badan yang sesuai dan selesa semasa menulis. Teringat waktu kat sekolah dulu, selalu juga berlaga tangan dengan kawan sebelah semasa menulis, sebab kawan menulis dengan tangan kanan. Tapi pengalaman yang menarik...

Banyak lagi sebenarnya, tapi cukuplah sampai di sini.. Setiap manusia itu diciptakan Allah punya kelebihan dan kekurangan tersendiri, yang penting bagi seorang hamba ialah mensyukuri setiap nikmat kurnianNya tidak kira sama ada kecil atau besar.. Dan yakin lah bahawa setiap taqdir yang Dia tetapkan punya hikmah di sebaliknya tanpa kita sedari...

waLlahuA'lam..
wassalam...