Followers

Saturday, November 28, 2009

KORBAN dan KITA....



assalamualaikum..

ingin ku kongsikan tatapan ini buat teman semua...

mungkin agak terlewat memandangkan sudah beberapa hari yang lepas mengerjakan solat sunat aidil adha...namun,besarlah hati andai kisah ini diambil pengajaran...

selesai solat,aku mengambil kunci kereta dan menuju ke surau dengan harapan ingin menyaksikan satu aksi secara 'live'..acara menumbangkan lembu..namun apakan daya,setibanya aku di surau..2 ekor lembu telah selamat disembelih..namun,seekor daripadanya masih nyawa-nyawa ikan,menunggu masa untuk 'pergi'...melihatkan lembu itu,bagai berperang dennagn kesakitan...aduh!!! seekor lembu jua punya perasaan...bagaimana kita manusia...sakitnya mati hanya Allah yang tahu...

"Ya Allah....moga mati kami nanti dalam husnul khatimah....amiin..."

jiran-jiranku merangkap pak cik-pak cik (kawan abah) bertungkus lumus..inilah semangat kejiranan yang harus dititikberatkan..masing-masing berkorban perasaan,tenaga dan masa...
keadaan waktu tu agak panas dengan sinaran mentari yang terik,namun mereka tetap bersemangat...inilah yang dikatakan 'bersatu teguh,bercerai roboh'...


bersungguh-sungguh pak cik-pak cik ni mencabut kulit
si lembu yang baru saja disembelih
seakan bernyawa lagi lembu tu...

korban di pagi hari ini mengingatkan aku pada kisah nabi Ibrahim a.s serta anaknya Ismail a.s...kedua-duanya berkoraban kasih,cinta dan sayang...kasih ayah pada anaknya...namun,kerana yakin dengan perintah Allah Yang Maha Bijaksana..diturutkan jua...namun,kita bagaimana????
bagaimana kita meninggalkan perkara yang kita cintai untuk Allah...?????
adakah kita sanggup???
tepuk dada tanyalah Iman...




banyak darah yang mengalir

kerja melapah telah dimulakan



semangat kerjasama dan berpasukan


mata yang sudah terpejam..maka gelaplah dunia..
namun,bilakah masa kita????
pasti akan tiba jua....

ingatlah...
bila izrael datang memanggil...
jasad terbujur di perbaringan...
seluruh tubuh akan menggigil...
sekujur badan kan kedinginan...

tiada lagi gunanya harta
kawan karib
sanak saudara

jikalau ada amal di dunia
itulah hanya pembela kita..

janganlah mahu disanjung-sanjung..
engkau digelar manusia agung
sedarlah diri tahu dek untung
sebelum masa keranda diusung...


lembu yang dikorbankan...
bila pula kita ingin mengorbankan diri untuk Islam tercinta????
tepuk dada tanya Iman...

Hari demi hari berganti
Bertahun tak terasa telah berlalu
Entah sampai bila hidupmu
akan Allah berikan seperti ini

Lihat sahabat dan saudara

Atau ayah ibu anak dan isteri
Tiada yang dapat menghalang
Kembali pada Allah yang Maha Kuasa

Persiapkanlah dirimu

untuk hari muka yang abadi
Tiada guna harta dan zuriat
Di hadapan yang Maha Perkasa

Kematian adalah suratan

Semua yang bernyawa
Nescaya akan merasakannya
maut tidak akan menanti kita...
MAKA...
bersiap sedialah dari sekarang....

mungkin esok,lusa.....
mungkin sebentar lagi.....
dan mungkin jua detik ini!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


"apabila datangnya ajal,maka tidak akan lewat sesaat
dan tidak akan awal walau sesaat"

waLlahuA'lam...
sekadar perkongsian dan renungan bersama...
jangan lah kita terlalu mengejar cinta dunia...kerana hidup tak selamanya...
kejarlah hidup yang abadi di sana bersamaNYA...
nescaya bahagia selamanya....
amiin....

Wednesday, November 25, 2009

Persinggahan



assalamualaikum pembuka bicara...
kalam dimulakan, madah berbicara...
tersentuh hati mendengar sebuah lagu...

hingga bisa menitiskan air mata yang mudah saja mengalir ke pipi...
namun,
diri ini amat mengerti bahawa...
tiadalah airmata itu mengalir melainkan hanya keranaNya...
dengan penuh keazaman,
ku tahankan ia daripada mengalir...

Sekian lama hidup di kegelapan,

Teraba-raba tanpa tujuan,

Akal dan budi seakan tak berfungsi,

Ke manakah diri??


Apa diturut kehendak yang meronta,

Menyeksa badan membakar jiwa,

Syaitan dan nafsu meracun dalam diri,

Renungkanlah ini,


Kita sekadar di persinggahan,

Pasti kembali pada yang menciptakan,

Ombak dan badai lumrah kehidupan insani,

Jangan mengeluh jangan berputus asa,

Insaflah semua darinya jua,

Jangan biarkan diri terkorban dengan dunia…….


Pada Ilahi bantuannya menanti,

Iman dan takwa yang sejati,

Itulah bekalan diri…..


Do’a senjata mereka yang beriman,

Tuhan Pencipta Maha Penyayang,

Mohon petunjuk mohonkanlah bantuan

Hanya pada Tuhan


Lirik lagu kump. zahran


sedarlah hidup kita hanya sementara..

akhirat jua penentu segala...

janganlah kita alpa dan leka dengan

keindahan dunia,

kelak diri akan merana...

waLlahuA'lam...

sama-sama muhasabah diri sejenak...


Friday, November 13, 2009

"bacalah....."

"LANGIT ILAHI"... Buku yang merungkai segala-galanya... Sesuai untuk dibaca bagi semua peringkat umur... Carilah buku ini kerana anda akan dapat sesuatu yang lain daripada yang lain....Untuk kita mengenali diri dan menyedari hakikat sebenar kehidupan. Antara buku yang memberi 1001 kesedaran kepada diri ini. Bacalah..... Anda pasti tidak akan menyesal, malah mendapat 1 semangat baru untuk terus hidup dan maju ke hadapan. WaLlahuA'lam...



Cover buku ni.. Hilal Asyraf nama penulis.


Antara isi kandungan buku..


Cover belakang buku


Tamat pasal buku yang bertajuk "Langit Ilahi"... Ni nak cerita pasal buku yang ke 2..buku ni pemberian yang amat bermakna daripada seorang teman.Walaupun saiznya kecil tetapi kandungannya amat bermakna,mengandungi amalan-amalan tambahan yang boleh mendekatkan diri kita kepada RasuluLlah s.a.w. seterusnya menghampirkan kita pada Tuhan Yang 1. Buku ni mengandungi zikir, selawat dan amalan-amalan lain yang sesuai untuk diamalkan..


(" Hadith : Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah
Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Demi Zat yang jiwaku berada
dalam genggaman-Nya (kekuasaan-Nya), salah seorang di antara kamu tidak beriman sehingga saya(rasullullah) lebih dicintai olehnya daripada orang tua dan anaknya."

Anas Radhiyallahu 'anhu berkata, "Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam

bersabda, 'Salah seorang di antaramu tidak beriman sehingga
saya(rasullullah) lebih dicintai olehnya daripada orang tuanya,
anaknya, dan semua manusia.'"[ Shahih Bukhari ] )



cover depan dan belakang kitab ini



JOM!!! ramai-ramai pakat amalkan sunnah.. moga hari-hari kita lebih disinari dengan 'nur iman'... dan mari kita cintakan Allah dan RasuluLlah s.a.w....

Wednesday, November 11, 2009

mencari CINTA

bertemu CINTA terAGUNG
di dalam sujudku
asyik menyanjung
umpama pengembara
di malam gelita
teduh cintanya menerangi jiwa...
oooo....

sekian lama terbiar
dalam belantara hidup nan liar
di bukit ku tersepit
di lembah terhina
hidup yang perit
mengajarku mencari CINTA

oh ku sangka teguh
kiranya masih rapuh
ku sangka mudah
namun amat payah
ku sedar semua pasti
ada akhirnya
moga akhir ku berselimut CINTA...
CINTA AGUNGNYA...

Friday, November 6, 2009

bila hati berbicara (2)

ya Allah...
aku sering bertanya
pada diri
di mana letaknya hatiku ini..??
malang bagiku...
tiada jawapan yang ku temui
mungkin...
letaknya hati dalam jasadku..
namun aku tidak bisa melihatnya..
aku hanya mampu menilai
dan merasa...
yang mana masih belum pasti
keadaannya...

ya Allah...
sungguh aku tak bisa
menjaga nya...
sukar bagiku membelai dan
menatangnya bagai minyak yang penuh
ahh!!!!
aku sering sahaja tewas...
nafsu seringkali menandingi hati yang satu...
kenapa sukar bagiku menjaga
nikmatMu yang tak terhitung nilaiannya???
adakah aku terlalu ego...
mungkin aku sudah tidak punya perasaan??
aku buntu...

hati ku mungkin tak seperti
hati-hati lain
yang bersih...
dari sebarang noda dan
titik hitam...
suci...
dari debu yang menyesakkan...
hinanya aku miliki hati seperti itu...

ya Allah...
ampunkan aku...
sungguh aku lalai dan leka
dengan dunia ini
yang hanya medan persinggahan
entah bila penghujungnya
mungkin esok...
lusa...
aku tak tahu...

hati yang Kau hadiahkan padaku
telah tercemar...
ya Allah...
adakah masih punya kesempatan
untukku membersihkannya semula???
aku ingin sekali ya Allah...
hidup seperti insan lain..
punya hati yang suci...
tenang dan damai
mengharungi hidup
yang penuh onak dan ranjau...

aku lemah...
maka...
aku amat-amat
perlukanMu ya Allah...
dalam membimbingku ke jalan
yang Engkau redhai...
aku pasti tanpaMu
di sisiku...
hidupku hancur...
bagai mayat hidup yang
merayau-rayau di atas muka bumi
tanpa tujuan....

ya Allah...
hanya ku mohon
belas kasih dan ihsan Mu
bantulah aku untuk menjaga hati ini...
hati yang aku tidak pernah melihat keadaannya...
namun ku yakin ianya bagaikan raja
kepada seluruh jasadku ini...

ya Allah...
bantulah aku untuk ikhlas...
ikhlas melakukan amal keranaMu...
sungguh sukar untuk ku mencapainya..
namun ku yakin dengan
pertolongan dan qudratMu..
dan diiringi usaha dan ikhtiarku...
aku mampu...
kerna ku yakin hanya Engkau
sebaik-baik Penolong...

ya Allah..
Tuhan yang membolak balikkan hati,
tetapkanlah hatiku ini
di jalan ini...

Ya Allah, ampuni seluruh dosa-dosa ku,

hapuskan sekelumit apapun kesalahan ku,

hapuskan sekotor apapun aib-aib ku.

Ya Allah bersihkan diri ku dari segala kesombongan dan sifat riak ku selama ini.

Ampuni jikalau Engkau menyaksikan aku 'ujub.

Juga ampuni segala kedengkian dan kebencian ku terhadap apapun dan siapa pun yang Engkau cintai.

Ya Allah, bersihkan hati ku sebersih-bersihnya,

jadikan hati ini hanya puas dengan redhaMu.

Jadikan hati ini hati yang bening,

hati yang selalu bersyukur dan redha dengan apapun yang terjadi.

Ya Allah, jauhkan hati ini dari segala kebusukan hati.

Berikan kepada ku kebahagiaan seperti nikmat yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang soleh.

Berikan kepada ku kesanggupan rendah hati dan kenikmatan beramal dengan tulus dan ikhlas.

Wahai Allah, hanya Engkaulah tumpuan harapan ku,

kepadaMu lah kembalinya segala urusan,

terimalah amal-amal kami.”

amiin...ya Rabbal 'alamiin...


Indahnya hidup bersama Al-Quran

Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta'ala :

Saya berangkat menunaikan Haji ke Baitullah Al-Haram, lalu berziarah ke makam Rasulullah sallAllahu 'alayhi wasallam. Ketika saya berada disuatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat sesosok tubuh berpakaian hitam yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya beberapa minit.

Dalam dialog tersebut wanita tua itu , setiap kali menjawab pertanyaan Abdulah bin Mubarak, dijawab dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an. Walaupun jawapannya tidak tepat sekali, akan tetapi cukup memuaskan, kerana tidak terlepas dari konteks pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Abdullah : "Assalamu'alaikum warahmatu Allahiwabarakaatuh"

Wanita tua : سَلَـٰمٌ۬ قَوۡلاً۬ مِّن رَّبٍّ۬ رَّحِيمٍ۬

Maksudnya : Ucapan salam sejahtera dari Tuhan Yang Maha Mengasihani (Yasin : 58)

Abdullah : Semoga Allah merahmati anda, mengapa anda berada di tempat ini?

Wanita tua : مَن يُضۡلِلِ ٱللَّهُ فَلَا هَادِىَ لَهُ ۥ‌ۚ

Maksudnya : Barang siapa disesatkan Allah, maka tiada petunjuk baginya.... (Al A'raf : 186)

Dengan jawaban ini, maka tahulah saya, bahwa dia tersesat jalan.

Abdullah : "Kemana anda hendak pergi?"

Wanita tua : سُبۡحَـٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسۡرَىٰ بِعَبۡدِهِۦ لَيۡلاً۬ مِّنَ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ إِلَى ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡأَقۡصَا

Maksudnya : Maha suci Allah yang telah menjalankan hambanya di waktu malam dari masjid haram ke masjid aqsa (Al Isra' : 1)

Dengan jawaban ini saya jadi mengerti bahwa dia sedang mengerjakan haji dan hendak menuju ke masjidil Aqsa.

Abdullah : "Sudah berapa lama anda berada di sini?"

Wanita tua : ثَلَـٰثَ لَيَالٍ۬ سَوِيًّ۬ا

Maksdunya : Selama tiga malam dalam keadaan sihat (Maryam :10)

Abdullah : "Apa yang anda makan selama dalam perjalanan?"

Wanita tua : وَٱلَّذِى هُوَ يُطۡعِمُنِى وَيَسۡقِينِ

Maksudnya : Dialah Allah pemberi aku makan dan minum

Abdullah : "Dengan apa anda melakukan wudhu?"

Wanita tua : فَلَمۡ تَجِدُواْ مَآءً۬ فَتَيَمَّمُواْ صَعِيدً۬ا طَيِّبً۬ا فَٱمۡسَحُواْ بِوُجُوهِڪُمۡ وَأَيۡدِيكُم مِّنۡهُ‌ۚ

Maksudnya : Bila tiada air maka hendaklah kamu bertayamum dengan tanah - debu yang bersih (Al Maidah : 6)

Abdulah : "Saya mempunyai sedikit makanan, apakah anda ingin menikmatinya?"

Wanita tua : ثُمَّ أَتِمُّواْ ٱلصِّيَامَ إِلَى ٱلَّيۡلِ‌ۚ

Maksudnya : Kemudian sempurnakanlah puasamu sampai malam (maghrib) (Al Baqarah : 187)

Abdullah : "Bukankah diperbolehkan berbuka ketika musafir?"

Wanita tua : وَأَن تَصُومُواْ خَيۡرٌ۬ لَّڪُمۡ‌ۖ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ

Maksudnya : Dan berpuasa itu lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui (Al Baqarah :184)

Abdullah : "Mengapa anda tidak menjawab sesuai dengan pertanyaan saya?"

Wanita tua : مَّا يَلۡفِظُ مِن قَوۡلٍ إِلَّا لَدَيۡهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ۬

Maksudnya : Tiada satu ucapan yang diucapkan, kecuali padanya ada Raqib Atid (Qaf : 18)

Abdullah : "Anda termasuk jenis manusia yang manakah, hingga bersikap seperti ini?"

Wanita tua : وَلَا تَقۡفُ مَا لَيۡسَ لَكَ بِهِۦ عِلۡمٌ‌ۚ إِنَّ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡبَصَرَ وَٱلۡفُؤَادَ كُلُّ أُوْلَـٰٓٮِٕكَ كَانَ عَنۡهُ مَسۡـُٔولاً۬

Maksudnya : Jangan kamu ikuti apa yang tidak kamu ketahui, karena pendengaran, penglihatan dan hati, semua akan dipertanggung jawabkan (Al Isra' : 36)

Abdullah : "Saya telah berbuat salah, maafkan saya."

Wanita tua : قَالَ لَا تَثۡرِيبَ عَلَيۡكُمُ ٱلۡيَوۡمَ‌ۖ يَغۡفِرُ ٱللَّهُ لَكُمۡ‌ۖ وَهُوَ أَرۡحَمُ ٱلرَّٲحِمِينَ

Maksudnya : Pada hari ini tidak ada cercaan untuk kamu, Allah telah mengampuni kamu dan Dia lah jua Yang Maha Mengasihani daripada segala yang lain yang mengasihani (Yusuf : 92)

Abdullah : "Bolehkah saya mengangkatmu untuk naik ke atas untaku ini untuk melanjutkan perjalanan, kerana anda akan menjumpai kafilah yang di depan."

Wanita tua : وَمَا تَفۡعَلُواْ مِنۡ خَيۡرٍ۬ يَعۡلَمۡهُ ٱللَّهُ‌ۗ

Maksudnya : Dan apa jua kebaikan yang kamu kerjakan adalah diketahui oleh Allah (Al Baqarah : 197)

Lalu wanita tua ini berpaling dari untaku, sambil berkata :

Wanita tua : قُل لِّلۡمُؤۡمِنِينَ يَغُضُّواْ مِنۡ أَبۡصَـٰرِهِمۡ

Maksdunya : Katakanlah pada orang-orang mukminin tundukkan pandangan mereka (An Nur : 30)

Maka saya pun memejamkan pandangan saya, sambil mempersilakan ia mengendarai untaku. Tetapi tiba-tiba terdengar sobekan pakaiannya, karena unta itu terlalu tinggi baginya. Wanita itu berucap lagi.

Wanita tua : وَمَآ أَصَـٰبَڪُم مِّن مُّصِيبَةٍ۬ فَبِمَا كَسَبَتۡ أَيۡدِيكُمۡ

Maksudnya : Apa saja yang menimpa kamu disebabkan perbuatanmu sendiri (As Syura : 30)

Selesai mengikat unta itu saya pun mempersilahkan wanita tua itu naik.

Wanita tua : سُبۡحَـٰنَ ٱلَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَـٰذَا وَمَا ڪُنَّا لَهُ ۥ مُقۡرِنِينَ وَإِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ 

Maksudnya : Maha Suci Tuhan yang telah memudahkan kenderaan ini untuk kami, sedang kami sebelum itu tidak terdaya menguasainya , Dan sesungguhnya kepada Tuhan kamilah, kami akan kembali (Az zukhruf : 13-14)

Saya pun segera memegang tali unta itu dan melarikannya dengan sangat kencang. Wanita tua itu berkata lagi.

Wanita tua : وَٱقۡصِدۡ فِى مَشۡيِكَ وَٱغۡضُضۡ مِن صَوۡتِكَ‌ۚ

Maksudnya : Sederhanakan jalanmu dan lunakkanlah suaramu (Luqman : 19)

Lalu aku jadikan unta itu jalan dengan perlahan, sambil mendendangkan beberapa syair

Wanita tua : فَٱقۡرَءُواْ مَا تَيَسَّرَ مِنَ ٱلۡقُرۡءَانِ‌ۚ

Maksudnya : Bacalah apa-apa yang mudah dari Al-Qur'an (Al Muzammil : 20)

Abdullah : "Sungguh anda telah diberi kebaikan yang banyak."

Wanita tua : وَمَا يَذَّڪَّرُ إِلَّآ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَـٰبِ

Maksudnya : Dan tidaklah mengingat Allah itu kecuali orang yang berilmu (Al Baqarah : 269)

Dalam perjalanan itu saya bertanya kepadanya.

Abdullah : "Apakah anda mempunyai suami?"

Wanita tua : يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَسۡـَٔلُواْ عَنۡ أَشۡيَآءَ إِن تُبۡدَ لَكُمۡ تَسُؤۡكُمۡ

Maksudnya : Jangan kamu menanyakan sesuatu, jika itu akan menyusahkanmu (Al Maidah : 101)

Maka aku senyap seketika sehingga berjumpa dengan kafilah di depan kami

Abdullah : "Adakah orang anda berada dalam kafilah itu?"

Wanita tua : ٱلۡمَالُ وَٱلۡبَنُونَ زِينَةُ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا‌ۖ

Maksudnya : Adapun harta dan anak-anak adalah perhiasan hidup di dunia (Al Kahf : 46)

Baru saya mengerti bahawa dia juga mempunyai anak.

Abdullah : "Bagaimana keadaan mereka dalam perjalanan ini?"

Wanita tua : وَعَلَـٰمَـٰتٍ۬‌ۚ وَبِٱلنَّجۡمِ هُمۡ يَہۡتَدُونَ

Dengan tanda bintang-bintang mereka mengetahui petunjuk (An Nahl : 16)

Dari jawaban ini dapat saya fahami bahwa mereka datang mengerjakan ibadah haji mengikuti beberapa petunjuk. Kemudian bersama wanita tua ini saya menuju perkhemahan.

Abdullah : "Adakah kamu kenal orang yang berada dalam kemah ini?"

Wanita tua : وَٱتَّخَذَ ٱللَّهُ إِبۡرَٲهِيمَ خَلِيلاً۬

Maksudnya : Kami jadikan ibrahim itu sebagai yang nabi yang dikasihi (An Nisa' : 125)

وَكَلَّمَ ٱللَّهُ مُوسَىٰ تَڪۡلِيمً۬ا

Maksudnya : Dan Allah berkata-kata kepada Musa (An Nisa' : 164)

يَـٰيَحۡيَىٰ خُذِ ٱلۡڪِتَـٰبَ بِقُوَّةٍ۬‌ۖ

Maksudnya : Wahai Yahya pelajarilah kitab itu bersungguh-sungguh (Maryam : 12)

Lalu saya memanggil nama-nama, ya Ibrahim, ya Musa, ya Yahya, maka keluarlah anak-anak muda yang bernama tersebut. Wajah mereka tampan dan ceria, seperti bulan yang baru muncul. Setelah tiga anak ini datang dan duduk dengan tenang maka berkatalah wanita itu.

Wanita tua :فَٱبۡعَثُوٓاْ أَحَدَڪُم بِوَرِقِكُمۡ هَـٰذِهِۦۤ إِلَى ٱلۡمَدِينَةِ فَلۡيَنظُرۡ أَيُّہَآ أَزۡكَىٰ طَعَامً۬ا فَلۡيَأۡتِڪُم بِرِزۡقٍ۬ مِّنۡهُ

Maksudnya : Maka suruhlah salah seorang dari kamu pergi ke kota dengan membawa wang perak ini, dan carilah makanan yang lebih baik agar dia membawa makanan itu untukmu (Al Kahfi : 19)

Maka salah seorang dari tiga anak ini pergi untuk membeli makanan, lalu menghidangkan di hadapanku, lalu perempuan tua itu berkata :

Wanita tua : كُلُواْ وَٱشۡرَبُواْ هَنِيٓـَٔۢا بِمَآ أَسۡلَفۡتُمۡ فِى ٱلۡأَيَّامِ ٱلۡخَالِيَةِ

Maksdunya : Makan dan minumlah kamu dengan sedap, sebab amal-amal yang telah kamu kerjakan di hari-hari yang telah lalu (Al Haaqqah ; 24)

Abdullah : "Makanlah kalian semuanya makanan ini. Aku tidak akan memakannya sebelum kalian mengatakan padaku siapakah perempuan ini sebenarnya."

Ketiga anak muda ini secara serempak berkata :

"Beliau adalah orang tua kami. Selama empat puluh tahun beliau hanya berbicara menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an, hanya kerana bimbang tersalah bicara."

Lalu Abdullah bin Mubarak berkata, Maha suci zat yang maha kuasa terhadap sesuatu yang dikehendakiNya dan berkata: ذَٲلِكَ فَضۡلُ ٱللَّهِ يُؤۡتِيهِ مَن يَشَآءُ‌ۚ وَٱللَّهُ ذُو ٱلۡفَضۡلِ ٱلۡعَظِيمِ

Yang demikian ialah limpah kurnia Allah, diberikanNya kepada sesiapa yang dikehendakiNya; dan Allah sememangnya mempunyai limpah kurnia yang besar (Al Hadid : 21)

Dipetik dari kitab : KaifaTahfazul Quran ( DR Mustafa Murad )